Kategory
- ALDHI (11)
- IWAN (31)
- Kisah-kisah Nabi dan Rasul (9)
- SHOLEH (38)
Pengikut
Diberdayakan oleh Blogger.
Senin, 14 Februari 2011
Dialog Nabi Muhammad SAW dengan Iblis
10.04 | Diposting oleh
Aldhi Albadri |
Edit Entri
Al-Hadits
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Shalawat & salam kepada Nabi Muhammad SAW yg ummi (tidak bisa membaca-menulis), & kepada keluarganya yg suci & semua sahabatnya.
Diriwayatkan dari Muadz bin Jabal r.a., dari Ibn Abbas ra, berkata: Kami bersama Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam di rumah seorang sahabat dari golongan Anshar dalam sebuah jamaah. Tiba-tiba ada orang menyeru: "Wahai penghuni rumah, apakah kamu mengizinkanku masuk karena kamu membutuhkanku?" Rasulullah berkata, "Apakah kalian tahu siapa yg menyeru itu?" Para sahabat menjawab, "Allah & RasulNya lebih mengetahui." Rasulullah berkata, "Dia adalah Iblis yg dilaknat oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala." Umar bin Khattab na berkata, "Apakah engkau mengizinkanku untuk membunuhnya wahai Rasulullah?" Nabi berkata pelan, "Apakah kamu tidak tahu bahwa dia termasuk mereka yg menunggu sampai waktu yg ditentukan (hari kiamat)? Bukakan pintu untuknya karena dia sedang diperintahkan Allah. Mengertilah tentang apa yg dia ucapkan, & dengarkanlah apa yg dia sampaikan"
Ibn Abbas berkata: Maka dibukalah pintu, kemudian dia masuk kepada kami (ke dalam rumah), ternyata dia adalah seorang tua buta & di dagunya terdapat tujuh helai rambut seperti rambut kuda, kedua matanya (masyquqatani) memanjang, kepalanya seperti kepala gajah yg besar, belalainya keluar seperti belalai babi, kedua bibirnya seperti bibir macan (tsur). Dia berkata, "Salam untukmu wahai Muhammad, salam untuk kalian semua wahai golongan muslimin." Nabi berkata, "Salam bagi Allah, wahai yg terlanat, aku telah mendengar (mengetahui) keperluanmu."
Iblis berkata, "Wahai Muhammad, aku datang bukan karena usahaku (keinginanku), tapi aku datang karena terpaksa (diperintah)." Nabi berkata, "Apa yg memaksamu, wahai terlanat?" Iblis berkata, "Aku didatangi oleh malaikat utusan Tuhan, & berkata kepadaku, Allah menyuruhmu untuk mendatangi Muhammad SAW dalam keadaan hina & bersahaja & memberitahunya bagaimana tipu muslihat & godaanmu terhadap bani Adam, & menjawab dg benar apa saja yg ditanyatakan kepadamu. Di katakan oleh Allah, "Demi kemuliaan & keagungan~Ku, jika engkau berbohong sekali saja & tidak berkata benar, niscaya Aku jadikan kamu pasir yg dihempas oleh angin, & aku puaskan musuhmu karena bencana menimpamu."
Maka aku datang kepadamu, wahai Muhammad, sebagaimana aku diperintah. Tanyalah kepadaku tentang apa yg kau kehendaki. Jika aku tidak memuaskanmu tentang apa yg kamu tanyakan kepadaku niscaya musuh akan puas dg bencanaku. Tiada sesuatu yg lebih menyedihkan dari pada leganya para musuh."
Rasulullah berkata, "Jika kamu-benar, beritahukan kepadaku siapa orang yg paling kamu benci?" Iblis menjawab, "Engkau, wahai Muhammad, adalah makhluk Allah yg paling aku benci, & mereka yg (bersikap) sama dg kamu terhadapku."
Rasulullah: "Siapa lagi yg kamu benci?" Iblis: "Anak muda yg bertakwa, yg menyerahkan jiwanya kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala."
Rasulullah: "Lalu siapa lagi?" Iblis: "Orang alim & wara, yg saya tahu dia. adalah penyabar."
Rasulullah: "Lalu siapa lagi?" Iblis: "Orang yg terus menerus dalam keadaan suci."
Rasulullah: "Lalu siapa?" Iblis: "Orang miskin (fakir) yg sabar, yg tidak menceritakan kefakirannya kepada orang lain, & tidak mengadukan keluh-kesahnya."
Rasulullah: "Bagaimana kamu tahu bahwa dia penyabar?" Iblis: "Wahai Muhammad, jika ia mengadukan keluh kesahnya kepada makhluk sesamanya selama tiga hari, Tuhan tidak memasukkan dirinya ke dalam golongan orang-orang yg sabar."
Rasulullah: "Lalu siapa?" Iblis: "Orang kaya yg bersyukur."
Rasulullah: "Bagaimana kamu tahu bahwa dia bersyukur?" Iblis: "Jika aku melihatnya mengambil dari & meletakkannya pada tempat yg halal."
Rasulullah: "Bagaimana keadaanmu jika kamu melihat umatku mengerjakan shalat?"
"Aku merasa panas (demam) & gemetar."
"Kenapa, wahai terlaknat?" Iblis: "Sesungguhnya, jika seorang hamba bersujud kepada Allah sekali sujud saja, maka Allah mengangkat derajatnya satu tingkat."
Rasulullah: "Jika mereka puasa?" Iblis: "Saya terbelenggu (terpenjara) sampai mereka berbuka puasa."
"Jika mereka berhaji" Iblis: "Saya menjadi gila."
Rasulullah: "Jika mereka membaca Qur'an?" Iblis: "Aku meleleh seperti timah meleleh di atas api."
Rasulullah: "Dan jika mereka berzakat?" "Sekan-akan orang yg berzakat itu mengambil gergaji & memotongku menjadi dua," jawab Iblis.
Rasulullah: "Mengapa begitu, wahai Abu Murrah?" Iblis: "Sesungguhnya ada empat sifat (manfaat) dalam zakat itu. Pertama, Tuhan menurunkan berkah atas hartanya. Kedua, menjadikan orang yg berzakat disenangi makh1uk-Nya yg lain. Ketiga, menjadikan zakatnya sebagai penghalang antara dirinya & api neraka. Keempat, dg zakat Tuhan mencegah bencana & malapetaka agar tidak menimpanya."
Rasulullah: "Apa pendapatmu tentang Abu Bakar?" Iblis: "Wahai Muhammad, pada zaman jahiliyah dia tidak taat padaku, bagaimana mungkin dia akan menaatiku pada masa Islam"
Rasulullah: "Apa pendapatmu tentang Umar?" "Demi Tuhan, tiada aku ketemu dengannya kecuali aku lari darinya."
Rasulullah: "Apa pendapatmu tentang Usman?" Iblis: "Aku malu dg orang yg para malaikat malu kepadanya."
Rasulullah: "Apa pendapatmu tentang Ali bin Abi Talib?" "Andai saja aku dapat menukar darinya kepala dg kepala, & meninggalkanku & aku meninggalkannya, tapi dia sama sekali tidak pernah melakukan hal itu."
Rasulullah: "Segala puji bagi Allah yg telah membahagiakan umatku & menyengsarakanmu sampai hari yg diketahui (kiamat)." Iblis yg dilanat berkata kepada Muhammad: "Hayhata-hayhata (tidak mungkin, tidak mungkin). Mana bisa umatmu bahagia sementara aku hidup & tidak mati sampai hari yg diketahui (kiamat). Bagaimana kamu senang dg umatmu sementara aku masuk ke dalam diri mereka lewat aliran darah, daging, sedangkan mereka tidak melihatku. Demi Tuhan yg menciptakanku & membuatku menunggu sampai hari mereka dibangkitkan, akan aku sesatkan mereka semua, baik yg bodoh maupun yg pandai, yg buta huruf & yg melek huruf, yg kafir & yg suka beribadah, kecuali para hamba Tuhan yg ikhlas."
Rasulullah: "Siapa orang yg ikhlas menurutmu?" Iblis: "Apakah engkau tidak tahu, wahai Muhammad? Barang siapa cinta dirham & dinar (harta), dia tidak termasuk orang ikhlas untuk Allah. Jika aku melihat orang tidak suka dirham & dinar, tidak suka puji & pujaan, aku tahu bahwa dia itu ikhlas demi Allah, maka aku tinggalkan dia. Sesungguhrtya hamba yg mencintai harta, pujian & hatinya tergantung pada nafsu (syahwat) dunia, dia lebih rakus dari orang yg saya jelaskan kepadamu. Tak tahukah engkau bahwa cinta harta termasuk salah satu dosa besar? Wahai Muhammad, tak tahukah engkau bahwa cinta kedudukan (riyasah) termasuk dosa besar? & bahwa sombong juga termasuk dosa besar?"
"Wahai Muhammad, apakah engkau tidak tahu bahwa aku punya tujupuluh ribu anak . Setiap anak dari mereka punya tujupuluh ribu syetan. Di antara mereka telah aku tugaskan untuk menggoda golongan ulama, & sebagain lagi menggoda anak muda, sebagian lagi menggoda orang-orang tua, & sebagian lagi menggoda orang lemah. Adapun anak-anak muda, tidak ada perbedaan di antara kami & mereka, sementara anak-anak kecilnya, mereka bermain apa yg mereka kehendaki bersamanya."
"Sebagian lagi telah aku tugaskan untuk menggoda orang-orang yg rajin beribadah, sebagian lagi untuk kaum yg menjauhi dunia (zuhud). Setan masuk ke dalam & keluar dari diri mereka. Dari satu keadaan ke keadaan yg lain, dari satu pintu ke pintu yg lain, sampai mereka mempengaruhi (manusia) dg satu sebab dari sebab-sebab yg banyak. Lalu setan mengambil keikhlasan dari mereka. Mereka menyembah Allah Subhanahu wa Ta'ala tanpa rasa ikhlas, tapi mereka tidak merasakan. Apakah engkau tidak tahu tentang Barshisha sang pendeta yg (beribadah secara) ikhlas kepada Allah selama tujupuluh tahun sehingga setiap orang yg sakit menjadi sehat berkat dakwahnya. Aku tidak akan meninggalkannya sampai dia berzina, membunuh, & ingkar (kafir). Dialah yg disebut oleh Allah dalam Qur'an dg firmanNya:
"(Bujukan orang-orang munafik itu adalah) seperti (bujukan) setan ketika dia berkata kepada manusia. "Kafirlah kamu! " Maka tatkala manusi itu telah kafir ia berkata, "Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu karena sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan semesta alam." (QS. al-Hasyr: 16)"
"Apakah engkau tidak tahu wahai Muhammad, bahwa kebohongan itu berasal dariku. Akulah orang yg pertama kali berbohong. Barangsiapa berbohong, dia adalah temanku, & barangsiapa bersumpah bohong dg Allah, dia adalah kekasihku. Apakah engkau tidak tahu, bahwa aku bersumpah kepada Adam & Hawa, 'Demi Allah, aku adalah penasihat kamu berdua. "Maka sumpah paIsu merupakan kesenangan hatiku, membicarakan kejelekan orang lain (ghibah) & adu domba (namimah) adalah buah kesukaanku, melihat yg jelek-jelek adalah kesukaan & kesenanganku."
"Barangsiapa bersumpah untuk cerai (thalaq) dia mendekati berbuat dosa, meskipun hanya sekali, & meskipun ia benar. Barangsiapa membiasakan lisannya dg ucapan cerai, istrinya menjadi haram baginya. Jika mereka masih memiliki keturunan sampai hari kiamat, maka anak mereka semuanya adalah anak-anak hasil zina. Mereka masuk neraka hanya karena satu kata saja."
"Wahai Muhammad, sesungguhnya di antara umatmu ada yg mengakhirkan shalat satu dua jam. Setiap kali dia mau shalat aku temani dia, & aku goda dia. Kemudian, aku katakan kepadanya, 'Masih ada waktu, sementara kamu masih sibuk,' sehingga dia mengakhirkan shalatnya & (mengerjakan)nya tidak pada waktunya. Maka Tuhan memukul wajahnya."
"Jika dia menang atasku, maka aku kirim satu setan yg membuatnya lupa waktu shalat. Jika dia menang atasku, aku tinggalkan dia, sampai ketika ia mengerjakan shalat, aku katakan kepadanya, 'Lihatlah (tengoklah) kiri kanan,' lalu ia menengok. Saat itu aku usap wajahnya dg tanganku & aku cium antara kedua matanya, & aku katakan padanya: 'Aku telah menyuruh apa yg tidak baik selamanya.' Dan engkau sendiri tahu, wahai Muhammad, siapa yg sering menoleh dalam shalatnya, Allah akan memukul wajahnya."
"Jika ia menang atasku dalam shalat, ketika shalat sendirian, aku perintahkan dia untuk tergesa-gesa. Maka dia mencucuk shalat (dalam sujud) seperti ayam mencucuk bijian dg tergesa-gesa (cepat-cepat). Jika dia menang atasku, maka ketika shalat berjamaah, aku sabet dia dg pecut (Iijam) lalu aku angkat kepalanya sebelum imam mengangkat kepalanya. Aku letakkan dia mendahului imam. Kamu tahu bahwa siapa yg melakukan itu, batal-lah shalatnya, & Allah akan mengubah kepalanya dg kepala keledai pada hari kiamat nanti."
"Jika dia menang atasku, aku perintahkan dia untuk mengacungkan jari-jarinya ketika shalat, sehingga dia mensucikan aku ketika dia shalat. Jika dia menang atasku, aku tiup hidungnya sampai dia menguap. Jika dia tidak menaruh tangannya di mulutnya (menutup mulutnya) syetan masuk ke dalam perutnya, dg begitu dia bertambah rakus di dunia & cinta dunia. Dia menjadi pendengar kami yg setia."
"Bagaimana umatmu bahagia, sementara aku menyuruh orang miskin untuk meninggalkan shalat. Aku katakan kepadanya, 'Shalat tidak wajib atas kamu. Shalat hanya diwajibkan atas orang~orang yg mendapatkan nikmat dari Allah.' Aku katakan kepada orang yg sakit, 'Tinggalkanlah shalat, sebab ia tidak wajib atasmu. Shalat hanya wajib atas orang yg sehat, karena Allah berkata: "Tidak ada dosa bagi atas orang yg. sakit," jika kamu sembuh, kamu harus shalat yg diwajibkan,' sampai dia mati dalam keadaan kafir. Dan jika mati & meninggalkan shalat ketika sakit, dia bertemu Tuhan & Tuhan marah kepadanya."
"Wahai Muhammad, jika aku bohong & ngawur, maka mintalah kepada Tuhan untuk membuatku jadi pasir."
"Wahai Muhammad, bagaimana engkau bahagia melihat umatmu, sementara aku mengeluarkan seperenam umatmu dari Islam."
Nabi berkata, "Wahai terlaknat, siapa teman dudukmu?" "Pemakan riba."
Nabi: "Siapa teman kepercayaanmu (shadiq)?" Iblis: "Penzina"
Nabi: "Siapa teman tidurmu?" Iblis: "Orang yg suka mabuk."
Nabi: "Siapa tamumu?" Iblis: "Pencuri"
Nabi: "Siapa utusanmu?" Iblis: "Tukang sihir."
Nabi: "Apa kesukaanmu?" Iblis: "Orang yg bersumpah cerai."
Nabi: "Siapa kekasihmu?" Iblis: "Orang yg meninggalkan shalat jumat."
Nabi: "Wahai terlaknat, siapa yg memotong punggungmu?" Iblis: "Ringkikan kuda di jalan Allah."
Nabi: "Apa yg melelehkan badanmu?" Iblis: "Tobatnya orang yg bertobat."
Nabi: "Apa yg menggosongkan hatimu?" Iblis: "Istighfar (minta ampun) yg banyak kepada Allah siang malam."
Nabi: "Apa yg memuramkan wajahmu?" Iblis: "Zakat secara sembunyi-sembunyi (rahasia)."
Nabi: "Apa yg membutakan matamu?" Iblis: "Shalat menjelang subuh."
Nabi: "Apa yg memukul kepalamu?" Iblis: "Banyak shalat berjamaah."
Nabi: "Siapa manusia yg paling bahagia menurutmu?" Iblis: "Orang yg meninggalkan shalat dg sengaja."
Nabi: "Siapa manusia yg paling sengsara menurutmu?" Iblis: "Orang pelit."
Nabi: "Siapa yg paling menyibukkanmu?" Iblis: "Majlis-majlis ulama."
Nabi: "Bagaimana kamu makan?". Iblis: "Dg tangan kiriku & dg jari-jariku.
Nabi: "Dimana kamu lindungkan anak-anakmu ketika panas?" Iblis: "Di bawah (balik) kuku-kuku manusia."
Nabi: "Berapa keperluanmu yg kau mintakan kepada Allah?." Iblis: "Sepuluh perkara."
"Apa itu, wahai terlaknat?" Iblis: "Aku minta kepadaNya untuk menyertaiku dalam diri bani Adam, dalam harta & anak-anak mereka. Dia menyertaiku dalam diri mereka. Tuhan berfirman:
"... & berserikatlah dg mereka pada harta & anak-anak & beri, janjinlah, mereka. Dan tidak ada yg dijanjikan oleh setan kepada mereka melainkan tipuan belaka" (QS. al-Isra' 64)
Setiap harta yg tidak disucikan, aku adalah pemakan harta itu. Aku adalah pemakan setiap makanan yg kecampur riba & yg haram, & pernakan setiap harta yg tidak dimintakan perlindungan kepada Allah dari godaan setan yg terkutuk. Siapa saja yg tidak minta perlindungan kepada Allah ketika bersetubuh dg istrinya, setan ikut bersetubuh bersamanya. Lahirlah anak yg mau mendengar & taat (kepada setan). Dan siapa yg mengendarai kendaraan untuk mencari sesuatu, yg tidak halal, akulah teman perjalanannya. Allah berfirman:
"... & kerahkanlah kepada mereka pasukan berkuda & pasukan yg berjalan kaki..." (QS. al-Isra': 64)
Aku minta kepada Tuhan untuk membuatkan rumah bagiku, tapi Allah membuatkan kamar mandi. Aku minta kepadaNya untuk membuatkan masjid bagiku, tapi Dia membuatkan pasar. Aku minta kepadaNya untuk membuatkan Qur'an bagiku, tapi Dia membuatkan syair. Aku minta kepadaNya untuk membuatkan azan bagiku, tapi Dia membuatkan nyanyian. Aku minta kepadaNya untuk membuatkan teman bagiku, tapi Dia memberiku pemabok. Aku minta kepadaNya untuk memberikan pembantu-pernbantu bagiku, tapi memberiku qadariyah. Aku minta kepadaNya untuk memberi saudara untukku, Tuhan berfirman: "mereka yg menafkahkan hartanya untuk maksiat." Kemudian Tuhan berkata:
"Sesungguhnya pemboros-pemboros (mubadzir) itu adalah saudara-saudara setan." (QS. Al-Isra': 27)"
Nabi berkata, "Jika kau tidak membuktikan setiap ucapanmu dg pembenaran dari ayat dalam kitab Allah, niscaya aku tidak mempercayaimu."
Iblis: "Wahai Muhammad, aku minta kepada Allah untuk bisa melihat anak Adam & mereka tidak bisa melihatku. Dia menjalankanku di atas darah mereka melalui pembuluh darah, lalu aku berjalan sendiri sesukaku, jika aku mau, aku lakukan setiap saat. Tuhan berfirman: "Aku penuhi permintaanmu."
"Aku bangga dg semuanya itu sampai hari kiamat. Sesungguhnya pengikutku lebih banyak daripada pengikutmu. Kebanyakan anak Adam (ikut) bersamaku sampai hari kiamat. Aku punya anak yg kuberi nama Atmah, yg kencing di telinga manusia agar lupa dari shalat shubuh. Jika tidak karena itu, manusia tidak akan tidur sampai mereka shalat. Aku juga punya anak yg bernama mutaqadhi (yg memperkarakan). Jika hamba berlaku takwa secara diam-diam & ingin menyembunyikannya, ia masih menggunjingkannya di antara sesama manusia sampai ia memberitahukannya kepada manusia. Maka Allah menghapus 99 pahala dari seratus pahala, & tinggallah satu pahala saja. Karena dia punya 100 pahala setiap perbuatan baik yg dia kerjakan secara sembunyi."
"Aku juga punya anak bernama Kahilan (celak). Dialah yg mencelaki mata manusia di majlis-majlis ulama, & pada saat khatib berkhutbah, hingga dia tertidur saat mendengarkan uraian ulama. Dia tidak akan pernah mendapatkan pahala."
"Jika seorang perempuan keluar, maka satu setan selalu membuntuti di belakangnya, & satu setan lagi duduk di kamarnya & mendandaninya untuk orang-orang yg memandangnya. Dua setan itu berkata kepadanya: 'Keluarkan tanganmu!' Maka perempuan itu mengeluarkan tangannya, & nampaklah kukunya."
Iblis kemudian berkata: "Wahai Muhammad, aku tidak punya kemampuan menyesatkan. Aku hanya penggoda & penghias. Jika aku punya kemampuan untuk menyesatkan, niscaya tidak aku tinggalkan seorangpun di muka bumi ini yg berkata Tiada tuhan selain Allah & Muhammad utusan Allah, orang yg puasa, yg shalat."
"Kamu tidak punya kewenangan untuk memberikan petunjuk (hidayah). Kau hanya utusan (rasul) & penyampai (muballigh). Jika kamu punya wewenang memberi hidayah, niscaya tidak kau tinggalkan seorang kafir pun di muka bumi. Engkau hanyalah bukti Allah atas ciptaanNya, & aku adalah penyebab bagi orang-orang yg sudah lebih dahulu sengsara. Orang yg bahagia ialah yg dibahagiakan oleh Allah (sejak) dalam perut ibunya, & orang yg sengsara ialah yg disengsarakan oleh Allah (sejak) dalam perut ibunya."
Kemudian Rasulullah membaca firman Allah:
"...tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat, kecuali orang yg diberi rahmat oleh Tuhanmu." (QS. Hud: 118 - 119)
Setelah itu, Rasulullah membacakan firmanNya yg lain: "Dan perintah Allah adalah ketentuan (qadar) yg telah ditetapkan." (QS. al-Ahzab: 38)
Selanjutnya, Rasulullah berkata, "Wahai Abu Murrah, tidakkah kamu mau bertobat, & kembali kepada Allah, & aku akan menjadi jaminanmu masuk surga?"
Iblis berkata, "Wahai Rasulullah, telah ditetapkan perintah, & pena telah mengering dg apa yg ada sudah ditentukan sampai hari kiamat. Maha Suci Allah yg menjadikanmu tuan para nabi, pengkhutbah ahli surga di dalam surga, menjadikanmu istimewa & memilihmu. Sebaliknya, Dia menjadikanku tuan orang-orang yg sengsara & pengkhutbah ahli neraka. Aku sengsara & diusir."
Demikianlah akhir dari cerita yg kusampaikan kepadamu untuk kamu percayai. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam, yg Maha Awal, Maha Akhir, Maha Lahir Maha Batin. Semoga Allah memberikan shalawat kepada tuan kita nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, keluarganya, & para sahabatnya, amin. Selamat sejahtera untuk seluruh utusan (rasul), & segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Shalawat & salam kepada Nabi Muhammad SAW yg ummi (tidak bisa membaca-menulis), & kepada keluarganya yg suci & semua sahabatnya.
Diriwayatkan dari Muadz bin Jabal r.a., dari Ibn Abbas ra, berkata: Kami bersama Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam di rumah seorang sahabat dari golongan Anshar dalam sebuah jamaah. Tiba-tiba ada orang menyeru: "Wahai penghuni rumah, apakah kamu mengizinkanku masuk karena kamu membutuhkanku?" Rasulullah berkata, "Apakah kalian tahu siapa yg menyeru itu?" Para sahabat menjawab, "Allah & RasulNya lebih mengetahui." Rasulullah berkata, "Dia adalah Iblis yg dilaknat oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala." Umar bin Khattab na berkata, "Apakah engkau mengizinkanku untuk membunuhnya wahai Rasulullah?" Nabi berkata pelan, "Apakah kamu tidak tahu bahwa dia termasuk mereka yg menunggu sampai waktu yg ditentukan (hari kiamat)? Bukakan pintu untuknya karena dia sedang diperintahkan Allah. Mengertilah tentang apa yg dia ucapkan, & dengarkanlah apa yg dia sampaikan"
Ibn Abbas berkata: Maka dibukalah pintu, kemudian dia masuk kepada kami (ke dalam rumah), ternyata dia adalah seorang tua buta & di dagunya terdapat tujuh helai rambut seperti rambut kuda, kedua matanya (masyquqatani) memanjang, kepalanya seperti kepala gajah yg besar, belalainya keluar seperti belalai babi, kedua bibirnya seperti bibir macan (tsur). Dia berkata, "Salam untukmu wahai Muhammad, salam untuk kalian semua wahai golongan muslimin." Nabi berkata, "Salam bagi Allah, wahai yg terlanat, aku telah mendengar (mengetahui) keperluanmu."
Iblis berkata, "Wahai Muhammad, aku datang bukan karena usahaku (keinginanku), tapi aku datang karena terpaksa (diperintah)." Nabi berkata, "Apa yg memaksamu, wahai terlanat?" Iblis berkata, "Aku didatangi oleh malaikat utusan Tuhan, & berkata kepadaku, Allah menyuruhmu untuk mendatangi Muhammad SAW dalam keadaan hina & bersahaja & memberitahunya bagaimana tipu muslihat & godaanmu terhadap bani Adam, & menjawab dg benar apa saja yg ditanyatakan kepadamu. Di katakan oleh Allah, "Demi kemuliaan & keagungan~Ku, jika engkau berbohong sekali saja & tidak berkata benar, niscaya Aku jadikan kamu pasir yg dihempas oleh angin, & aku puaskan musuhmu karena bencana menimpamu."
Maka aku datang kepadamu, wahai Muhammad, sebagaimana aku diperintah. Tanyalah kepadaku tentang apa yg kau kehendaki. Jika aku tidak memuaskanmu tentang apa yg kamu tanyakan kepadaku niscaya musuh akan puas dg bencanaku. Tiada sesuatu yg lebih menyedihkan dari pada leganya para musuh."
Rasulullah berkata, "Jika kamu-benar, beritahukan kepadaku siapa orang yg paling kamu benci?" Iblis menjawab, "Engkau, wahai Muhammad, adalah makhluk Allah yg paling aku benci, & mereka yg (bersikap) sama dg kamu terhadapku."
Rasulullah: "Siapa lagi yg kamu benci?" Iblis: "Anak muda yg bertakwa, yg menyerahkan jiwanya kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala."
Rasulullah: "Lalu siapa lagi?" Iblis: "Orang alim & wara, yg saya tahu dia. adalah penyabar."
Rasulullah: "Lalu siapa lagi?" Iblis: "Orang yg terus menerus dalam keadaan suci."
Rasulullah: "Lalu siapa?" Iblis: "Orang miskin (fakir) yg sabar, yg tidak menceritakan kefakirannya kepada orang lain, & tidak mengadukan keluh-kesahnya."
Rasulullah: "Bagaimana kamu tahu bahwa dia penyabar?" Iblis: "Wahai Muhammad, jika ia mengadukan keluh kesahnya kepada makhluk sesamanya selama tiga hari, Tuhan tidak memasukkan dirinya ke dalam golongan orang-orang yg sabar."
Rasulullah: "Lalu siapa?" Iblis: "Orang kaya yg bersyukur."
Rasulullah: "Bagaimana kamu tahu bahwa dia bersyukur?" Iblis: "Jika aku melihatnya mengambil dari & meletakkannya pada tempat yg halal."
Rasulullah: "Bagaimana keadaanmu jika kamu melihat umatku mengerjakan shalat?"
"Aku merasa panas (demam) & gemetar."
"Kenapa, wahai terlaknat?" Iblis: "Sesungguhnya, jika seorang hamba bersujud kepada Allah sekali sujud saja, maka Allah mengangkat derajatnya satu tingkat."
Rasulullah: "Jika mereka puasa?" Iblis: "Saya terbelenggu (terpenjara) sampai mereka berbuka puasa."
"Jika mereka berhaji" Iblis: "Saya menjadi gila."
Rasulullah: "Jika mereka membaca Qur'an?" Iblis: "Aku meleleh seperti timah meleleh di atas api."
Rasulullah: "Dan jika mereka berzakat?" "Sekan-akan orang yg berzakat itu mengambil gergaji & memotongku menjadi dua," jawab Iblis.
Rasulullah: "Mengapa begitu, wahai Abu Murrah?" Iblis: "Sesungguhnya ada empat sifat (manfaat) dalam zakat itu. Pertama, Tuhan menurunkan berkah atas hartanya. Kedua, menjadikan orang yg berzakat disenangi makh1uk-Nya yg lain. Ketiga, menjadikan zakatnya sebagai penghalang antara dirinya & api neraka. Keempat, dg zakat Tuhan mencegah bencana & malapetaka agar tidak menimpanya."
Rasulullah: "Apa pendapatmu tentang Abu Bakar?" Iblis: "Wahai Muhammad, pada zaman jahiliyah dia tidak taat padaku, bagaimana mungkin dia akan menaatiku pada masa Islam"
Rasulullah: "Apa pendapatmu tentang Umar?" "Demi Tuhan, tiada aku ketemu dengannya kecuali aku lari darinya."
Rasulullah: "Apa pendapatmu tentang Usman?" Iblis: "Aku malu dg orang yg para malaikat malu kepadanya."
Rasulullah: "Apa pendapatmu tentang Ali bin Abi Talib?" "Andai saja aku dapat menukar darinya kepala dg kepala, & meninggalkanku & aku meninggalkannya, tapi dia sama sekali tidak pernah melakukan hal itu."
Rasulullah: "Segala puji bagi Allah yg telah membahagiakan umatku & menyengsarakanmu sampai hari yg diketahui (kiamat)." Iblis yg dilanat berkata kepada Muhammad: "Hayhata-hayhata (tidak mungkin, tidak mungkin). Mana bisa umatmu bahagia sementara aku hidup & tidak mati sampai hari yg diketahui (kiamat). Bagaimana kamu senang dg umatmu sementara aku masuk ke dalam diri mereka lewat aliran darah, daging, sedangkan mereka tidak melihatku. Demi Tuhan yg menciptakanku & membuatku menunggu sampai hari mereka dibangkitkan, akan aku sesatkan mereka semua, baik yg bodoh maupun yg pandai, yg buta huruf & yg melek huruf, yg kafir & yg suka beribadah, kecuali para hamba Tuhan yg ikhlas."
Rasulullah: "Siapa orang yg ikhlas menurutmu?" Iblis: "Apakah engkau tidak tahu, wahai Muhammad? Barang siapa cinta dirham & dinar (harta), dia tidak termasuk orang ikhlas untuk Allah. Jika aku melihat orang tidak suka dirham & dinar, tidak suka puji & pujaan, aku tahu bahwa dia itu ikhlas demi Allah, maka aku tinggalkan dia. Sesungguhrtya hamba yg mencintai harta, pujian & hatinya tergantung pada nafsu (syahwat) dunia, dia lebih rakus dari orang yg saya jelaskan kepadamu. Tak tahukah engkau bahwa cinta harta termasuk salah satu dosa besar? Wahai Muhammad, tak tahukah engkau bahwa cinta kedudukan (riyasah) termasuk dosa besar? & bahwa sombong juga termasuk dosa besar?"
"Wahai Muhammad, apakah engkau tidak tahu bahwa aku punya tujupuluh ribu anak . Setiap anak dari mereka punya tujupuluh ribu syetan. Di antara mereka telah aku tugaskan untuk menggoda golongan ulama, & sebagain lagi menggoda anak muda, sebagian lagi menggoda orang-orang tua, & sebagian lagi menggoda orang lemah. Adapun anak-anak muda, tidak ada perbedaan di antara kami & mereka, sementara anak-anak kecilnya, mereka bermain apa yg mereka kehendaki bersamanya."
"Sebagian lagi telah aku tugaskan untuk menggoda orang-orang yg rajin beribadah, sebagian lagi untuk kaum yg menjauhi dunia (zuhud). Setan masuk ke dalam & keluar dari diri mereka. Dari satu keadaan ke keadaan yg lain, dari satu pintu ke pintu yg lain, sampai mereka mempengaruhi (manusia) dg satu sebab dari sebab-sebab yg banyak. Lalu setan mengambil keikhlasan dari mereka. Mereka menyembah Allah Subhanahu wa Ta'ala tanpa rasa ikhlas, tapi mereka tidak merasakan. Apakah engkau tidak tahu tentang Barshisha sang pendeta yg (beribadah secara) ikhlas kepada Allah selama tujupuluh tahun sehingga setiap orang yg sakit menjadi sehat berkat dakwahnya. Aku tidak akan meninggalkannya sampai dia berzina, membunuh, & ingkar (kafir). Dialah yg disebut oleh Allah dalam Qur'an dg firmanNya:
"(Bujukan orang-orang munafik itu adalah) seperti (bujukan) setan ketika dia berkata kepada manusia. "Kafirlah kamu! " Maka tatkala manusi itu telah kafir ia berkata, "Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu karena sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan semesta alam." (QS. al-Hasyr: 16)"
"Apakah engkau tidak tahu wahai Muhammad, bahwa kebohongan itu berasal dariku. Akulah orang yg pertama kali berbohong. Barangsiapa berbohong, dia adalah temanku, & barangsiapa bersumpah bohong dg Allah, dia adalah kekasihku. Apakah engkau tidak tahu, bahwa aku bersumpah kepada Adam & Hawa, 'Demi Allah, aku adalah penasihat kamu berdua. "Maka sumpah paIsu merupakan kesenangan hatiku, membicarakan kejelekan orang lain (ghibah) & adu domba (namimah) adalah buah kesukaanku, melihat yg jelek-jelek adalah kesukaan & kesenanganku."
"Barangsiapa bersumpah untuk cerai (thalaq) dia mendekati berbuat dosa, meskipun hanya sekali, & meskipun ia benar. Barangsiapa membiasakan lisannya dg ucapan cerai, istrinya menjadi haram baginya. Jika mereka masih memiliki keturunan sampai hari kiamat, maka anak mereka semuanya adalah anak-anak hasil zina. Mereka masuk neraka hanya karena satu kata saja."
"Wahai Muhammad, sesungguhnya di antara umatmu ada yg mengakhirkan shalat satu dua jam. Setiap kali dia mau shalat aku temani dia, & aku goda dia. Kemudian, aku katakan kepadanya, 'Masih ada waktu, sementara kamu masih sibuk,' sehingga dia mengakhirkan shalatnya & (mengerjakan)nya tidak pada waktunya. Maka Tuhan memukul wajahnya."
"Jika dia menang atasku, maka aku kirim satu setan yg membuatnya lupa waktu shalat. Jika dia menang atasku, aku tinggalkan dia, sampai ketika ia mengerjakan shalat, aku katakan kepadanya, 'Lihatlah (tengoklah) kiri kanan,' lalu ia menengok. Saat itu aku usap wajahnya dg tanganku & aku cium antara kedua matanya, & aku katakan padanya: 'Aku telah menyuruh apa yg tidak baik selamanya.' Dan engkau sendiri tahu, wahai Muhammad, siapa yg sering menoleh dalam shalatnya, Allah akan memukul wajahnya."
"Jika ia menang atasku dalam shalat, ketika shalat sendirian, aku perintahkan dia untuk tergesa-gesa. Maka dia mencucuk shalat (dalam sujud) seperti ayam mencucuk bijian dg tergesa-gesa (cepat-cepat). Jika dia menang atasku, maka ketika shalat berjamaah, aku sabet dia dg pecut (Iijam) lalu aku angkat kepalanya sebelum imam mengangkat kepalanya. Aku letakkan dia mendahului imam. Kamu tahu bahwa siapa yg melakukan itu, batal-lah shalatnya, & Allah akan mengubah kepalanya dg kepala keledai pada hari kiamat nanti."
"Jika dia menang atasku, aku perintahkan dia untuk mengacungkan jari-jarinya ketika shalat, sehingga dia mensucikan aku ketika dia shalat. Jika dia menang atasku, aku tiup hidungnya sampai dia menguap. Jika dia tidak menaruh tangannya di mulutnya (menutup mulutnya) syetan masuk ke dalam perutnya, dg begitu dia bertambah rakus di dunia & cinta dunia. Dia menjadi pendengar kami yg setia."
"Bagaimana umatmu bahagia, sementara aku menyuruh orang miskin untuk meninggalkan shalat. Aku katakan kepadanya, 'Shalat tidak wajib atas kamu. Shalat hanya diwajibkan atas orang~orang yg mendapatkan nikmat dari Allah.' Aku katakan kepada orang yg sakit, 'Tinggalkanlah shalat, sebab ia tidak wajib atasmu. Shalat hanya wajib atas orang yg sehat, karena Allah berkata: "Tidak ada dosa bagi atas orang yg. sakit," jika kamu sembuh, kamu harus shalat yg diwajibkan,' sampai dia mati dalam keadaan kafir. Dan jika mati & meninggalkan shalat ketika sakit, dia bertemu Tuhan & Tuhan marah kepadanya."
"Wahai Muhammad, jika aku bohong & ngawur, maka mintalah kepada Tuhan untuk membuatku jadi pasir."
"Wahai Muhammad, bagaimana engkau bahagia melihat umatmu, sementara aku mengeluarkan seperenam umatmu dari Islam."
Nabi berkata, "Wahai terlaknat, siapa teman dudukmu?" "Pemakan riba."
Nabi: "Siapa teman kepercayaanmu (shadiq)?" Iblis: "Penzina"
Nabi: "Siapa teman tidurmu?" Iblis: "Orang yg suka mabuk."
Nabi: "Siapa tamumu?" Iblis: "Pencuri"
Nabi: "Siapa utusanmu?" Iblis: "Tukang sihir."
Nabi: "Apa kesukaanmu?" Iblis: "Orang yg bersumpah cerai."
Nabi: "Siapa kekasihmu?" Iblis: "Orang yg meninggalkan shalat jumat."
Nabi: "Wahai terlaknat, siapa yg memotong punggungmu?" Iblis: "Ringkikan kuda di jalan Allah."
Nabi: "Apa yg melelehkan badanmu?" Iblis: "Tobatnya orang yg bertobat."
Nabi: "Apa yg menggosongkan hatimu?" Iblis: "Istighfar (minta ampun) yg banyak kepada Allah siang malam."
Nabi: "Apa yg memuramkan wajahmu?" Iblis: "Zakat secara sembunyi-sembunyi (rahasia)."
Nabi: "Apa yg membutakan matamu?" Iblis: "Shalat menjelang subuh."
Nabi: "Apa yg memukul kepalamu?" Iblis: "Banyak shalat berjamaah."
Nabi: "Siapa manusia yg paling bahagia menurutmu?" Iblis: "Orang yg meninggalkan shalat dg sengaja."
Nabi: "Siapa manusia yg paling sengsara menurutmu?" Iblis: "Orang pelit."
Nabi: "Siapa yg paling menyibukkanmu?" Iblis: "Majlis-majlis ulama."
Nabi: "Bagaimana kamu makan?". Iblis: "Dg tangan kiriku & dg jari-jariku.
Nabi: "Dimana kamu lindungkan anak-anakmu ketika panas?" Iblis: "Di bawah (balik) kuku-kuku manusia."
Nabi: "Berapa keperluanmu yg kau mintakan kepada Allah?." Iblis: "Sepuluh perkara."
"Apa itu, wahai terlaknat?" Iblis: "Aku minta kepadaNya untuk menyertaiku dalam diri bani Adam, dalam harta & anak-anak mereka. Dia menyertaiku dalam diri mereka. Tuhan berfirman:
"... & berserikatlah dg mereka pada harta & anak-anak & beri, janjinlah, mereka. Dan tidak ada yg dijanjikan oleh setan kepada mereka melainkan tipuan belaka" (QS. al-Isra' 64)
Setiap harta yg tidak disucikan, aku adalah pemakan harta itu. Aku adalah pemakan setiap makanan yg kecampur riba & yg haram, & pernakan setiap harta yg tidak dimintakan perlindungan kepada Allah dari godaan setan yg terkutuk. Siapa saja yg tidak minta perlindungan kepada Allah ketika bersetubuh dg istrinya, setan ikut bersetubuh bersamanya. Lahirlah anak yg mau mendengar & taat (kepada setan). Dan siapa yg mengendarai kendaraan untuk mencari sesuatu, yg tidak halal, akulah teman perjalanannya. Allah berfirman:
"... & kerahkanlah kepada mereka pasukan berkuda & pasukan yg berjalan kaki..." (QS. al-Isra': 64)
Aku minta kepada Tuhan untuk membuatkan rumah bagiku, tapi Allah membuatkan kamar mandi. Aku minta kepadaNya untuk membuatkan masjid bagiku, tapi Dia membuatkan pasar. Aku minta kepadaNya untuk membuatkan Qur'an bagiku, tapi Dia membuatkan syair. Aku minta kepadaNya untuk membuatkan azan bagiku, tapi Dia membuatkan nyanyian. Aku minta kepadaNya untuk membuatkan teman bagiku, tapi Dia memberiku pemabok. Aku minta kepadaNya untuk memberikan pembantu-pernbantu bagiku, tapi memberiku qadariyah. Aku minta kepadaNya untuk memberi saudara untukku, Tuhan berfirman: "mereka yg menafkahkan hartanya untuk maksiat." Kemudian Tuhan berkata:
"Sesungguhnya pemboros-pemboros (mubadzir) itu adalah saudara-saudara setan." (QS. Al-Isra': 27)"
Nabi berkata, "Jika kau tidak membuktikan setiap ucapanmu dg pembenaran dari ayat dalam kitab Allah, niscaya aku tidak mempercayaimu."
Iblis: "Wahai Muhammad, aku minta kepada Allah untuk bisa melihat anak Adam & mereka tidak bisa melihatku. Dia menjalankanku di atas darah mereka melalui pembuluh darah, lalu aku berjalan sendiri sesukaku, jika aku mau, aku lakukan setiap saat. Tuhan berfirman: "Aku penuhi permintaanmu."
"Aku bangga dg semuanya itu sampai hari kiamat. Sesungguhnya pengikutku lebih banyak daripada pengikutmu. Kebanyakan anak Adam (ikut) bersamaku sampai hari kiamat. Aku punya anak yg kuberi nama Atmah, yg kencing di telinga manusia agar lupa dari shalat shubuh. Jika tidak karena itu, manusia tidak akan tidur sampai mereka shalat. Aku juga punya anak yg bernama mutaqadhi (yg memperkarakan). Jika hamba berlaku takwa secara diam-diam & ingin menyembunyikannya, ia masih menggunjingkannya di antara sesama manusia sampai ia memberitahukannya kepada manusia. Maka Allah menghapus 99 pahala dari seratus pahala, & tinggallah satu pahala saja. Karena dia punya 100 pahala setiap perbuatan baik yg dia kerjakan secara sembunyi."
"Aku juga punya anak bernama Kahilan (celak). Dialah yg mencelaki mata manusia di majlis-majlis ulama, & pada saat khatib berkhutbah, hingga dia tertidur saat mendengarkan uraian ulama. Dia tidak akan pernah mendapatkan pahala."
"Jika seorang perempuan keluar, maka satu setan selalu membuntuti di belakangnya, & satu setan lagi duduk di kamarnya & mendandaninya untuk orang-orang yg memandangnya. Dua setan itu berkata kepadanya: 'Keluarkan tanganmu!' Maka perempuan itu mengeluarkan tangannya, & nampaklah kukunya."
Iblis kemudian berkata: "Wahai Muhammad, aku tidak punya kemampuan menyesatkan. Aku hanya penggoda & penghias. Jika aku punya kemampuan untuk menyesatkan, niscaya tidak aku tinggalkan seorangpun di muka bumi ini yg berkata Tiada tuhan selain Allah & Muhammad utusan Allah, orang yg puasa, yg shalat."
"Kamu tidak punya kewenangan untuk memberikan petunjuk (hidayah). Kau hanya utusan (rasul) & penyampai (muballigh). Jika kamu punya wewenang memberi hidayah, niscaya tidak kau tinggalkan seorang kafir pun di muka bumi. Engkau hanyalah bukti Allah atas ciptaanNya, & aku adalah penyebab bagi orang-orang yg sudah lebih dahulu sengsara. Orang yg bahagia ialah yg dibahagiakan oleh Allah (sejak) dalam perut ibunya, & orang yg sengsara ialah yg disengsarakan oleh Allah (sejak) dalam perut ibunya."
Kemudian Rasulullah membaca firman Allah:
"...tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat, kecuali orang yg diberi rahmat oleh Tuhanmu." (QS. Hud: 118 - 119)
Setelah itu, Rasulullah membacakan firmanNya yg lain: "Dan perintah Allah adalah ketentuan (qadar) yg telah ditetapkan." (QS. al-Ahzab: 38)
Selanjutnya, Rasulullah berkata, "Wahai Abu Murrah, tidakkah kamu mau bertobat, & kembali kepada Allah, & aku akan menjadi jaminanmu masuk surga?"
Iblis berkata, "Wahai Rasulullah, telah ditetapkan perintah, & pena telah mengering dg apa yg ada sudah ditentukan sampai hari kiamat. Maha Suci Allah yg menjadikanmu tuan para nabi, pengkhutbah ahli surga di dalam surga, menjadikanmu istimewa & memilihmu. Sebaliknya, Dia menjadikanku tuan orang-orang yg sengsara & pengkhutbah ahli neraka. Aku sengsara & diusir."
Demikianlah akhir dari cerita yg kusampaikan kepadamu untuk kamu percayai. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam, yg Maha Awal, Maha Akhir, Maha Lahir Maha Batin. Semoga Allah memberikan shalawat kepada tuan kita nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, keluarganya, & para sahabatnya, amin. Selamat sejahtera untuk seluruh utusan (rasul), & segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.
Label:
Kisah-kisah Nabi dan Rasul
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar